Kabinet Kinerja Presiden Cerdas

Susunan Kabinet Jokowi ini adalah Kabinet Kinerja yang sudah menjadi ciri pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai wakil Presiden di Indonesia namn susunan Kabinet Jokowi ini sering kali di re shuffle atau sering di ubah.

Susunan kabinet Joko widodo diambilnya untuk mengisi tugas kepemerintahannya selama masa jabatan sebagai kepala negara Indonesia dan Presiden mengangkat para menteri  dan sejajarnya dari kalangan yang sudah perpengalaman profesional dalam mengembangkan tugasnya untuk Kesatuan Republik Indonesia.

Para pengusung kemenangan pasangan Jokowi-Kalla pada pemilihan Pilpres 2004 ikut andil untuk mengajukan anggota Partai Politik sebagai pengemban tugas untuk terciptanya susunan kabinet kerja yang baik adapun Partai Politik tersebut adalah (PDI Perjuangan, PKB, Partai NasDemdan Partai Hanura) sebagai tim sukses pemilihannya.

Presiden Joko Widodo pun telah mengantongi beberapa nama yang  menemaninya dalam bertugas.

Dalam proses pelatikan itu sendiri Joko widodo yang didampingi Wakil Presidennya, Jusuf Kalla melantik sejumlah nama Menteri dan dalam kesempatan itu Jokowi menghadirkan sejumlah Menteri yang dilantik dengan mengenakan kemeja putih serta didampingi oleh kabinet kerja Presiden Joko widodo ada 4 Menteri Koordinator dan 30 Menteri.

Dari Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) ada sejumlah 5 orang, Partai Kebangkitan Bangsa ada 3 orang, Partai Golongan Karya ada 3 orang, Partai Nasional Demokrat ada 3 orang, Partai Hati Nurani Rakyat ada 2 orang, Partai Persatuan Pembangunan ada 1 orang, Partai Amanat Nasional ada 1 orang dan dari Independen ada 27 orang dan total jumlah anggota Kabinet ada 42 orang dan atau 3 orang tanpa wakil menteri.

Salah satu Jokowi Widodo dalam masa kampanye dirinya berharap kinerjanya dalam bertugas harus membentuk kabinet profesional dan mengurangi kursi menteri dengan mitra koalisi.

Tim Transaksi Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla membuat halaman Kabinet Alternatif dimana rakyat dapat mengusulkan calon para Menteri melalui situs Google Docs.

Komposisi partai politik berbanding non politik maksudnya adalah jumlah dari keseluruhan partai politik tidak berpengaruh mendominasi struktur kabinet kerja Presiden Joko Widodo.

Menteri yang memiliki latar belakang politikhanya berjumlah 15 orang dibanding 19 orang menteri yang tanpa latar belakang politik dan sementera jika dihitung secara keseluruhan susunan kabinet kinerja Joko Widodo dihitung, didapat ada 18 orang pejabat berlatar partai politik dibanding dengan 27 orang non partai politik.

Pengecekan kemungkinan korupsi sebelum mengumumkan pelantikkan calon Menteri sebagai Pimpinan Negara harus meneliti terlebih dahulu dan mengirimkan nama-nama yang terdaftar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiga sebelum dilantik Presiden menyerahkan nama-nama tersebut ke KPK untuk dilakukan penyelidikan yang kemudian hasilnya diserahkan kembali kepada Presiden.

Anggota kabinet yang sesuai dengan program kerja Joko Widodo akan terus berlanjut namun posisi anggota kabinet juga akan mengalami beberapa perubahan diantaranya Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang sekarang tidak lagi berada di bawah kepempinan Menko Perekonomian namun langsung berada dibawah kepempinan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan semua bekerja sesuai tugas dan jabatannya masing-masing.

Pejabat setingkat menteri pemerintahan negara Indonesia yakni Jaksa Agung, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Sekretaris Kabinet.

Sedangkan Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementrian yang diberikan hak keuangan, administrasi dan fasilitas setingkat Menteri adalah Kepala Badan Intelijen Negara, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Ada juga Lembaga Non struktural yang diberikan hak setingkat Menteri adalah Kepala Staf Kepresidenan untuk Negara Republik Indonesia.

sumber: berita terkini hari ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *